Jakarta and night-lights
yah, malam. ga bisa dilepaskan dari kehidupan di jakarta. jakarta night life.
mungkin beberapa orang berpendapat kalau kehidupan malam jakarta itu hingar bingar. well, pendapat mereka ga salah sih, hanya saja yang ada dipikiran gue tentang night life itu lebih kepada romansanya. ngerti ga maksud gue? yah ngertiin ajalah ya..
gue suka jakarta dimalam hari, bukan karena hingar-bingar kehidupan malamnya. well, itu juga sih. tapi yang gue paling suka disini itu, bagaimana jakarta dimalam hari, yang menunjukkan perbedaan banget dengan siangnya. lampu jalan yang temaram, jalanan yang sepi, orang-orang jalanan yang tidur. menurut gue itu punya pesona sendiri. makanya kadang kalau malam menjelang, gue suka keliling-keliling jakarta di malam hari. apa yang gue cari sebenarnya juga ga tau, kadang gue pergi sendiri, kadang sama temen. yah itu aja cukuplah buat gue, soalnya keliling jakarta malem hari bareng pacar itu kayaknya terlalu muluk-muluk.
gue suka jakarta di malam hari. dimana bahasa kesunyian yang menyelimuti bagian-bagian jakarta mempunyai cerita sendiri. kadang, di malam harilah sang ibukota memperlihatkan taringnya pada pendatang yang menghampiri untuk mencoba keberuntungannya. well, i can't blame the people. gue juga termasuk dari salah satu orang-orang itu. mencari keberuntungan disini. hanya saja gue punya start yang lumayan bagus dibanding mereka, atau bisa dibilang standar.
gue suka jakarta dimalam hari. lampu-lampu itu seakan wajah yang memperhatikan gue kemana gue pergi. mengikuti gue dengan sudut matanya yang seakan berkata, "apa yang kau cari?". ketenaran? kekuasaan? uang? pengetahuan? ataukah cinta? gue juga ga tahu. atau belum bisa menjawab.
ketika gue dikansas tadi, melihat band yang sedang memainkan nada-nada mereka, lampu-lampu panggung yang menyinari mereka, itu.. memberikan wajah yang berbeda, menampilkan ekspresi manusia yang sedang menikmati waktunya bermusik. seakan lampu-lampu itu memberikan sekat antara dunia mereka dan dunia gue. itu yang selalu gue perhatikan ketika gue jalan-jalan malam. mungkin.
sekat antara dunia itu.
Comments
Post a Comment